Ayo Studi Banding dengan Ekstrakurikuler di Jepang

foto: bccjacumen.com

Layaknya suplemen, demikianlah arti ekstrakurikuler bagi sekolah. Pendidikan serta pengembangan sang anak didik mendapat nilai tambah saat mengikuti kegiatan tersebut di sekolah. Tak heran, hampir semua sekolah memiliki jadwal ekstrakurikuler.

Potensi kegiatan ekstrakurikuler untuk mencetak generasi bertalenta di bidangnya sangatlah besar, jika ekstrakurikuler ditangani dengan baik dan profesional oleh pihak sekolah. Dengan kata lain, ekstrakurikuler bukan sekadar kegiatan pengisi waktu luang atau rutinitas semata.

Di Jepang, ekstrakurikuler diputuskan oleh pihak sekolah sama pentingnya dengan program intrakurikuler. Dari sini akan diketahui bakat, minat, dan kemampuan siswa. Tentu, jika mendapat penanganan serius dari pihak sekolah bisa mencetak generasi terampil dan berprestasi.

Merujuk pada apa yang dilakukan sekolah-sekolah Negeri Sakura itu, ada sejumlah smart tips bagi pihak sekolah yang berkomitmen kuat untuk memberdayakan ekstrakurikuler agar membuahkan hasil luar biasa.

1. Pihak sekolah mempunyai dana memadai untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler. Jumlah dana itu tentu saja disesuaikan dengan jumlah ekstrakurikuler yang dibuka dan pelatih yang akan didatangkan. Di awal tahun pelajaran penyusunan RAPBS wajib memperhatikan ketersediaan dana ekstrakurikuler.

2. Fasilitas dan alat penunjang latihan wajib dicukupi. Jangan sampai terdapat sepuluh siswa mengikuti ekstrakurikuler tertentu tanpa ketersediaan alat yang memadai. Kegiatan ekstrakuriler pun jadi tidak efektif.

3. Sejak awal pihak sekolah sebaiknya mencari tahu bakat, minat, dan kemampuan masing-masing siswa. Guru BK bekerjasama dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan bisa
Satu yang tak boleh terlupa, pembatasan jumlah siswa dalam sebuah kelompok ekstrakurikuler juga penting agar setiap siswa mendapat perhatian yang cukup dari pelatih. Di samping itu, perlu adanya motivation training di kalangan siswa mengenai kegiatan ekstrakurikuler yang akan diikuti.

4. Pihak sekolah harus menyusun kurikulum atau silabus kegiatan ekstrakurikuler agar jelas tujuan, proses, target, dan evaluasinya. Tanpa adanya silabus, kegiatan ekstrakurikuler akan berjalan seadanya. Sangat memungkinkan bagi sebuah sekolah untuk melakukan studi banding ke sekolah-sekolah tersohor yang terbukti mempunyai ekstrakurikuler bagus.

5. Perekrutan tenaga pelatih harus benar-benar selektif. Jika menginginkan hasil terbaik, tidak ada istilah pemerataan tugas guru untuk mengelola ekstrakurikuler. Hanya mereka yang benar-benar memiliki latar belakang dan kemampuan di masing-masing bidang yang dapat menjadi pelatih. Atau, pihak sekolah lebih baik mendatangkan pelatih profesional dari luar meski harus membayar lebih. Sementara guru bisa diaktifkan sebagai pengawas latihan.

6. Proses yang baik merupakan awal keberhasilan. Siswa berpotensi di bawah asuhan pelatih yang mumpuni akan sangat mudah berhasil jika proses kegiatan ekstrakurikuler berjalan menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan. Dengan demikian, kedisiplinan berlatih wajib dijunjung tinggi.

7. Ada kerja sama antarsekolah. Misalnya, untuk mengukur tingkat kemampuan siswa dalam penguasaan debat bahasa Inggris, English Club sebuah sekolah dapat mengundang English Club sekolah lain untuk Uji Lomba Debat. Hal ini berguna untuk mengasah kemampuan siswa sekaligus menjalin silaturahmi sesama pelajar.

8. Pihak sekolah wajib memfasilitasi siswanya untuk unjuk gigi di setiap perlombaan, baik di tingkat kabupaten, karesidenan, provinsi maupun nasional. Perkara kalah menang adalah nomor sekian, yang penting siswa mendapat pengalaman dan pembelajaran berharga di kancah pertandingan sehingga ke depan mereka berlatih lebih giat lagi sampai berhasil tampil sebagai juara.

Sumber: rumahbacaonline.com

Advertisements

Comments

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s